Menata Interior Rumah – Meskipun terkesan sempit, selama tahu bagaimana cara untuk menyiasatinya, hunian tipe 45 sebenarnya bisa saja terlihat lebih luas dan terasa nyaman. Konsep manata interior rumah tipe 45 yang tepat akan membuat rumah minimalis dengan lahan terbatas jauh dari kesan sempit.

Berikut ini adalah cara untuk menyiasati desain dan lahan yang terbatas secara tepat dan akurat agar rumah tipe 45 terasa lebih luas, yuk simak tipsnya!

Menerapkan Konsep Open Plan

Open plan adalah konsep penggabungan dua atau beberapa ruangan menjadi satu dengan menghilangkan sekat pemisah, seperti dinding dan pintu. Ruangan yang tidak memiliki sekat akan terlihat lebih terbuka, transparan, dan juga fleksibel.

Konsep rumah open plan sangat cocok untuk diterapkan pada hunian tipe 45. Selain membuat teras yang terbuka pada pintu utama, open plan juga bisa diterapkan pada pembuatan dapur semi terbuka yang menyatu dengan taman belakang rumah. Dengan begitu, rumah akan terkesan lebih luas walau dibangun di atas lahan yang sangat terbatas.

Mengimplementasikan Warna Bernuansa Cerah

Keterbatasan lahan dan ruangan pada hunian tipe 45 dapat diatasi dengan pemilihan warna bernuansa cerah seperti putih dan warna lembut lainnya.

Warna lembut yang dimaksudkan di sini adalah variasi dari warna-warna pastel. Sebagai variasi, warna cerah juga bisa dikombinasikan dengan elemen warna netral seperti perpaduan antara warna putih dengan elemen kayu atau bebatuan alam.

Perpaduan warna yang tepat akan membuat rumah terlihat lebih terang dan luas. Selain itu, warna tidak hanya memberikan unsur keindahan pada ruangan. Lebih dari itu, warna memiliki impak secara langsung terhadap suasana dan karakteristik suatu ruangan.

Misalkan saja warna cerah yang selalu membawa suasana semangat dan ceria yang juga cocok untuk diimplemantasikan pada ruangan dengan lahan terbatas. Oleh sebab itu, hunian tipe 45 dengan lahan terbatas membutuhkan sentuhan warna-warna yang dapat memunculkan kesan leluasa dan hidup.

Menata Interior Rumah dengan Memanfaatkan Konsep Mezzanine

Mezzanine adalah istilah untuk balkon atau lantai tambahan yang berada pada sebuah bangunan. Mezzanine menjadi sebuah solusi yang tepat untuk memaksimalkan area pada lahan terbatas agar lebih fungsional. Keberadaan mezzanine dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan seperti kamar tidur, ruang keluarga, ruang kerja, dan tempat penyimpanan.

Kami juga mengulas tentang Tips Dekorasi Ruang Tamu Minimalis yang Praktis dan Terlihat Manis

Tinggi minimal langit-langit pada rumah yang akan menerapkan konsep mezzanine adalah 5meter. Tujuannya adalah agar ruang lantai tambahan atau balkon bisa lebih leluasa untuk digunakan. Komponen dari pembuatan mezzanine juga harus kokok agar tidak cepat rusak ketika harus menahan beban yang cukup berat.

Penambahan konsep mezzanine pada suatu bangunan tidak membutuhkan perombakan besar ataupun menambah jumlah lantai suatu sehingga tidak akan menghancurkan desain bangunan yang sudah ada. Lebih baiknya, mezzanine dibuat tidak melebihi sepertiga luas total ruangan yang akan dibangun. Dengan begitu ruangan tidak akan nampak gelap dan sumpek.

Meminimalkan Sekat Tembok Antar Ruang

Sudah bukan menjadi rahasia lagi, tembok adalah penghalang yang hanya akan membuat suatu ruangan mungil menjadi semakin sempit. Oleh sebab itu, usahakan untuk meminimalkan jumlah sekat tembok yang ada pada hunian tipa 45.

Sebagai alternative, sekat tembok bisa diganti dengan menggunakan kaca, partisi semi permanen, connecting door atau lemari yang bisa digunakan sebagai furniture multifungsi. Sekat yang bisa dipindahkan akan membuat ruangan kecil terkesan lebih luas sehingga tidak akan mengganggu interior rumah.

Dan yang paling kerennya lagi, dengan sekat yang fleksibel dan mudah dipindahkan dapat dilakukan perombakan ruangan bila dirasa bosan dan ingin melakukan perubahan suasana.

Konsep Penyimpanan Barang Tertutup

Dalam sebuah hunian, lemari adalah tempat penyimpanan yang sangat penting tetapi juga dapat mendatangkan sebuah masalah. Dimulai dari bagaimana desainnya, ukurannya, hingga berapa banyak jumlahnya.

Kesalahan memilih desain pada hunian 45 justru akan mempengaruhi luas dan akan membuat rumah terasa sesak dan sempit. Menggunakan lemari penyimpanan yang berukuran besar pada hunian yang kecil adalah sebuah kesalahan. Rumah berukuran kecil membutuhkan lemari penyimpanan yang berukuran minimalis serta tertutup. Lemari tertutup disini akan membantu meminimalkan kesan berantakan.

Semoga tips menata interior rumah di atas bermanfaat dan bisa membantu kamu mulai mewujudkan hunian tipe 45 impianmu! Simak informasi lainya hanya di wakahide.com !

Komentar

1 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *